Stnobeni's Blog

July 27, 2019

Because This Is My First Life – My Review

Malam minggu.. mari kita buat sedikit review saja soal drama. Nonton Because This Is My First Life malam ini baru sampai episode 10, tapi begitu lihat ending dari episode ini langsung dapat pesan yang ingin ditulis.

Intinya adalah, kebayang bagaimana Se Hee sekarangnya begitu kaku, terutama sama perhitungan sewa rumah, dan memperlakukan orang lain sangat strick benar-benar hanya terbatas hubungan penyewa dan induk semang, karena ternyata dulunya dia diperlakukan begitu juga sama ayahnya sendiri. Ayahnya selalu bilang “itu rumah ayah”. Se Hee merasa dia di rumah itu hanya sebatas penyewa… instead of “rumah”.

Maka dari itu dia beli rumah sendiri pada akhirnya, dan berusaha sekuat mungkin tertib dengan keuangan (dan sangat perhitungan)… demi melunasi kredit yang lumayan. Dari tanggungan hutang rumah itu jugalah yang pada akhirnya membuat Se Hee merasa tidak akan bisa menanggung hal lainnya dalam hidup, termasuk menikah dan menanggung keluarga. Dia hanya sanggup menghidupi satu kucing peliharaan.

Balik ke kehidupan nyata yang sesungguhnya. Kadang ada orang-orang yang membuat “keputusan yang tidak lazim”, yang mungkin dipandang tidak normal, dan tidak mengikuti “standar siklus” kehidupan manusia pada umumnya (lahir-sekolah-lulus-kerja-menikah-punya anak-mantu-punya cucu-dst). Siklus ini dianggap yang “paling normal”, dan nggak jarang demi menjalani kehidupan yang “normal” ini, kadang orang jadi memaksakan, baik memaksakan diri, atau memaksakan orang lain.

Pesan yang jelas tertangkap dari drama ini adalah: apa yang membentukmu sekarang adalah hasil dari pengalaman hidup sedari anak. Setiap orang punya pengalaman hidup yang berbeda-beda (perjalanan hidup lebih tepatnya, karena menyangkut sesuatu dalam jangka waktu panjang), sehingga apa yang membuat orang menjalani kehidupannya seperti sekarang ini, kita nggak berhak men-judge apapun, karena dia yang punya hidup, dan kita tidak menjalaninya. Kita nggak berhak menyamakan, apalagi menyalahkan.

Screenshot_20190727-223241_1.jpg

Screenshot_20190727-223257_1.jpg

Screenshot_20190727-223037_1

Screenshot_20190727-223503_1.jpg

Screenshot_20190727-223517_1.jpg

Screenshot_20190727-223534_1.jpg

Screenshot_20190727-223549_1

Screenshot_20190727-223637_1.jpg

***

 

 

Advertisements

July 16, 2018

K2 – Drama Review

Filed under: Korean Drama — Tags: , , , , , , , — Stnobeni @ 8:51 am

Haloo…
Pengen ngereview Korean Drama K2 nih.
Menurut saya ada beberapa poin keren disana, jadi tampaknya layak untuk diulas. πŸ˜€

Pertama kali nonton drama ini sebenernya udah beberapa bulan yang lalu (lupa tepatnya kapan, sekitar April atau Mei 2018 kalo ngga salah), di TvN, dan itupun udah pas episode tengah-tengah. Sekilas lihat sih, tampak keren aja. Berencana untuk lanjut nonton “yang lebih serius” nya, tapi bukan prioritas urgent sih. Tapi layak tonton lah, masuk jadi daftar tonton waiting list.

Beberapa hari lalu, mulai “muncul niatnya” untuk start nonton ini drama.
Ke Viu lah kali itu saya menuju (sebelom-sebelomnya belum pernah nonton di Viu).

Pertama yang saya acung jempol adalah, Soundtracknya. Daeeeebak!
Orchestranya cocok sama scene actionnya.
https://www.youtube.com/watch?v=hK0TI9BfbYQ

Selain yang orchestranya, lagu Kim Bo Hyung (SPICA) – Today, juga kereeeen! Daebak number 2.
https://www.youtube.com/watch?v=WO_YcsHV8gI&list=PLJ7BioYhVqnRfdK5vAJuKZpxrddbRyNmR&index=2

Daebak number 3 adalah: Episode ke 3!
Mulai dari Jae Ha muncul di rumah Bu Choi, sampe ke adegan mobil meledak dan Jae Ha kena lemparan keras material ledakan di punggungnya saat ngebopong Bu Choi. Nah, mulai dari itu dan seterusnya… mulai deh, hubungan Bu Choi dan Jae Ha… yang awalnya musuh banget, jadi asik ditonton. πŸ˜› Antara hutang nyawa dengan “jatuh cinta” kalo kata saya mah, qiqiqi. Oiya, scene terkeren di Episode 3 adalah waktu mobil Jae Ha ngepot, dan lewat jendela Bu Choi, Jae Ha nembak motor yang ngincer mereka. Yang menarik adalah si Bu Choi syok… disangkanya Jae Ha nembak dia, wkwk.
https://www.youtube.com/watch?v=30Bh__JPTcM

Daebak lah daebak.

Secara keseluruhan, dari sekian banyak Drama Korea yang pernah saya tonton, biasanya akan saya bilang keren itu kalau dia punya kombinasi cerita drama yang bagus, plus soundtrack yang keren.

Demikian review pribadi saya tentang K2. πŸ˜‰

Btw… saya belom kelar juga sih sebenernya nontonnya hihi, kurang 3 episode lagi.
Tapi udah ngga sabar aja buat ngereview. πŸ˜€

 

***

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: